Kamis, 11 Oktober 2012

CERPEN SALAH PAHAM


Andin mengendap-endap menuju pintu kulkas ketika dilihatnya Andian saudara kembarnya telah mengambil sesuatu didalamnya. Niat jahil mendadak hilang saat melihat wajah Andian murung. Tumben biasanya selalu ceria dan bersemangat. Sekarang, kok loyo dan tidak bersemangat, batin Andin.

 “Kamu sakit,Andian??” Andin bertanya dengan hati-hati
 “Enggak !”jawab Andian singkat, tanpa mengalihkan mukanya dari mangga yang di   kupasnya.
Andian terdiam. Dia jadi lupa tujuannya untuk menggagetkan Andian
Malamnya Andian mendatangi Andian dengan memasang wajah murungnya.
  “Ada masalah apa??ada masalah sama Vino ya???” tebak Andin yang diikuti oleh anggukkan kepala Andian.
  “Bagaiman cara aku bantu kamu, kalau aku belum pernah ketemu dengan yang namanya Vino itu??!!” ujar Andin
  “ Ya,udah,kalau kamu nggak mau bantu aku,” rajuk Andin
  “Eeeemmmm..... jangan marah dulu donk Andian, oke, ada masalah apa sih??”
  “Gini, Vino tuh nuduh aku cewek yang tidak setia dan cuek dengan dia” terang Andian
   “kok bisa??, emang alasannya apa??” tanya Andian
   “katanya Vino pernah mergokin aku nonton sama cowok lain yang kayak anak roker anak yang metal gitu, perasaan temen cowokku yang kayak gitu cuma si Andi lagian kan aku nggak pernah ngajak nonton dia”, ujar Andian panjang lebar
   “kamu yakin si Vino itu ngomong seperti itu dengan kamu??”
  “ya ampun Andian aku yakin banget 380 derajat yakin” balas Andian
  “Eeeeemmm........... besok aja ya”, jawabannya, nanti malam kupikirkan dulu”

Keesokan harinya Andian jalan-jalan ke mal, Andin segera memasuki mal lalu mampir ke restoran dan memesan ini,ituu
Andian sedang asyik mengamati orang yang lalu-lalang di trotoar, Lalu bahunya di tepuk seseorang
  “Andian, sombong banget kamu, ya!! Di panggil dari tadi nggak noleh-noleh!!!” ujar Vino pacarnya Andian yang langsung mengambil tempat duduk disampingnya.
Dalam hati Andin tertawa geli, masa aku dikira Andian, batinnya. Namun, Andin tersenyum dan membalas sapaan akrab Vino tadi, jadilah Andin ngobrol dengan Vino.
  “Vino, Andian besok malam jadikan ke pesta ulang tahun Andi?!” tanya Vino halus
  Andian pun terkejut dan bengong, lalu dia menjawab “ia”
  “Andian besok Vino jemput ya!!”
  “iiaaahh,,,deh” dengan gagu Andian menjawab
Pulang dari mal Andin mengurung di kamar yang bernuansa hijau, bolak-balik,mondar-mandir, Andin mencoba baju untuk ke pesta. Lalu Andin langsung ngelonong ke kamar Andian, Andian yang sedang memakai masker wajah jadi kaget mengetahui kedatangan Andin, Andin pun kaget melihat wajah Andian
  “Aduh Andin kalau mau masuk ketuk pintu dulu” rajuk Andian
  “iya bawel, maaf,,maaf, tapi aku punya berita bagus nih!!!” Andin berkata dengan mimik muka penuh misteri
  “Ada apa sih, Andin??” dengan muka penasaran
  “aku rasa Vino salah paham deh terhadap kamu Andian, pasti yang di pergok waktu itu adalah aku dengan Andi, dia bilang anak roker kayak anak metalkan??, karena rambutnya Andi agak gondrong, iya kan??”
Andian terdiam sejenak sedikit, kemudian........
  “Oh... iya kamu betul Andin, Dia nggak tauh kalau aku punya saudara kembar”.
  “Jahat kamu Andian nggak ngakui saudara kembar kamu sendiri!!!” ungkap Andin dengan muka sedih
  “Eeemmmm....... maaf..maaf, udah aku mau tidur udah ngantuk ni” Andian berkata
Keesokan harinya
  “Andin kamu mau kemana udah dandan cantik kayak gini??” Andian bertanya 
dengan mimik muka serius
  “Aku mau kepesta ulang tahun”
Vino ngetuk pintu, Andin pun membuka pintu
  “Vino yuk kita pergi sekarang”ungkap Andin
Andian keluar
  “siapa Andin?? Andian pun menuju pintu
  “oh kamu Vino”
Vino pun terkejut melihat Andian dan Andin
  “Lo.....kalian kembar ya???” tanya Vino
Iya Vino” jawab Andian
Andin pun menarik tangan Vino
  “oh ya...... udah la nanti kita bahas di jalan aja, kita pergi sekarang udah telat ni”
  “Andian kamu ganti baju sana kita ke pesta Andi bareng aja” ungkap Andin
  “oke la tunggu sebentar ya” Andian beranjak pergi meninggalkan mereka dengan buru-buru
  “kalian kembar kok nggak pernah cerita” ungkap Vino sambil menyetir mobil mewahnya
  “Vino aku minta maaf selama ini aku nggak cerita kalau aku punya saudara kembar” ungkap Andian dengan mimik muka sedih
  “Berarti yang di restoran kemarin bukan Andian tapi Andin” tanya Vino
  “Oh....Andin kamu kemarin ke restora, terus kamu ketemu dengan Vino, kenapa kamu nggak cerita dengan aku”, tanya Andian dengan begitu saja
  “Andian aku minta maaf bukan maksud aku”, balas Andin dengan mimik muka sedih
  “ya udah aku maafin kok, toh kan yang lalu biar la berlalu”
Sesampai di pesta ulang tahun Andi mereka pun mengucapkan selamat kepada Andi
 
Tiba lah saatnya pesta inti yaitu dansa, lantas Vino pun mengajak Andian berdansa, sedangkan Andin pun marah bercampur mimik muka cemburu.
Andi pun menghampiri Andin dengan tersenyum
  “Ada apa Andin kok cemberut gitu??” tanya Andi dengan halus
  “Aku cemburu banget, Vino ngajak Andian berdansa bukanya aku, dia kan yang ngajak aku pergi ke pesta kamu bukan Andian kalau tauh begini aku nyesel ngajak Andian, aku tauh Andian itu adalah pacarnya Vino, tapi gak harus gitu juga kan, dia yang ngajak aku bukan Andian”ungkap andin panjang lebar
  “Udahlah Andin jangan sedih kok, menurut aku wajar-wajar aja kalau Vino ngajak Andian berdansa kan mereka pacaran” balas Andi
  “Hemm... iiiyyyahh sih tapi kan nggak gitu juga”
  “ Emmmm  ya sudah la dari pada kamu sedih lebih baik kamu dansa aja dengan aku, mau kan??” ajakan Andin
Dengan tersenyum lebar dan bahagia Andin pun tidak menolak tawaran Andi
Dan akhirnya mereka berdansa dengan bahagianya
Acara dansa pun selesai, dan mereka pun sudah berdansa dan duduk bersama
   “Andian maafin saya ya” ungkap Andin
   “iya Andin dari kemaren-kemaren aku udah maafin kamu” dengan mimik muka bahagia
   “Vino selama ini kamu salah paham yang kamu lihat waktu itu aku dengan Andi bukan Andian”Andin berkata dengan serius
   “nggak papa kok, maafin aku ya telah salah paham dengan kalian berdua terutama kamu Andian, aku nggak tauh bahwa kalian kembar” ungkap Vino
  “la kok jadi maaf-maafan sekarangkan nggak lebaran, kalau lebaran baru kita maaf-maafan hahahaahhah,,,,” ungkap Andin dengan senang
    “Vino,Andian,Andin sekarang jangan ada salah paham lagi ya, dan syukur masalah kalian sudah kelar, sekarang waktunya kita senang-senang lupain deh yang kemari-kemarin, yok kita makan,,, terang Andi panjang lebar
  “yeyyeyeye pikiran kamu makan melulu, oke la, ayo kita makan-makan”balas Andin
Dan akhirnya mereka pun saling memaafkan atas kesalah pahaman mereka dan mereka pun makan-makan bersama.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar